Bukit Kapur Arosbaya Madura, 30 Desember 2016

Beberapa waktu belakangan, saya selalu di buat penasaran dengan tempat-tempat wisata yang satu persatu bermunculan dari Pulau Madura. Bagaimana tidak, selama saya di Bandung beberapa teman membahas tentang tempat wisata Pulau Madura yang sekarang sudah semakin banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Berbagai liputan televisi nasional hingga postingan di media sosial turut mendongkrak popularitas wisata Pulau Madura.

Mumpung lagi pulang kampung, maka saya memutuskan untuk mengunjungi salah satu tempat yang terbilang populer di daerah Bangkalan, Madura. Tempat tersebut adalah Bukit Kapur Arosbaya yang terletak di Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Jika menggunakan kendaraan pribadi, cukup mudah untuk bisa sampai ke tempat ini. Apalagi jika dari Surabaya, hanya membutuhkan waktu satu jam saja. Tinggal masukan keyword Bukit Kapur Arosbaya di Google Maps, maka apps tersebut akan memandu anda hingga sampai ke lokasi.

dsc_1789

Sebenarnya bukit ini bernama Bukit Pelalangan yang menjadi tambang batu kapur bagi masyarakat sekitar hingga sekarang. Bukit-bukit kapur ini ditambang untuk dijadikan batu kapur berbentuk persegi panjang yang digunakan sebagai bahan bangunan dalam membuat rumah. Sisa-sisa bukit kapur yang ditambang tersebut membentuk corak atau relief yang unik dan terbilang indah. Corak tersebutlah yang menjadi daya tarik wisata buatan tangan manusia ini. Guratan corak pahatan yang tidak beraturan yang tersebar di kawasan bukit kapur ini digunakan oleh wisatawan untuk berfoto ria. Dan memang, dengan background sisa pahatan bukit kapur ini bisa menghasilkan foto-foto yang indah dan artistik.

dsc_1858

dsc_1896

dsc_1929

Setelah puas menjelajah Bukit Arosbaya, saya menyempatkan diri untuk beristirahat di warung dekat pintu masuk wisata ini. Berdasarkan penuturan bapak penjaga warung yang saya lupa tanyakan namanya, bukit kapur ini dimiliki oleh masyakat sekitar. Bukit ini dulunya hanya sebagai tambang biasa, tanpa ada alasan khusus untuk dijadikan tempat wisata. Kemudian ada wartawan salah satu media nasional (saya lupa tepatnya media cetak atau televisi) yang mengetahui tempat ini dan kemudian dipublikasikannya. Hasil publikasi tersebut menyedot perhatian media-media lain untuk kemudian ikut mempublikasikan bukit kapur ini menjadi tempat wisata. Hingga menjadi semakin terkenal, akhirnya banyak anak-anak muda yang datang ke tempat ini dan ikut menyebarkan Bukit Kapur Arosbaya melalui media sosial.

Dekat dengan kawasan Bukit Kapur Arosbaya, terdapat juga wisata sejarah yang bernama Pesarean Aermata. Pesarean Aermata ini merupakan makan raja-raja Madura jaman dahulu yang sampai sekarang masih dikeramatkan dan dihormati oleh masyarakat Madura. Hanya saja karena waktu sudah menunjukkan sore hari, saya mengurungkan niat untuk berkunjung ke Pesarean Aermata ini.

dsc_1969

dsc_1924

Untuk bisa masuk ke kawasan Bukit Kapur Arosbaya wisatawan dikenakan biaya Rp. 5000 saja per orang. Untuk parkir mobil dikenakan biaya Rp. 20.000. Untuk motor saya lupa untuk menanyakannya. Sebagai informasi agar anda tidak bingung, jalan masuk menuju kawasan Bukit Kapur Arosbaya ini memang tergolong kecil. Saat anda sudah di depan gerbang Pesarean Aermata, ada jalan kecil yang hanya muat satu mobil di sebelah kanan. Masuk ke situ dan ikutin jalan saja maka sudah bisa sampai ke bukit kapur. Tetapi jika anda bingung dan jika saja kebetulan bertemu dengan mobil lain, anda bisa menyewa jasa pengantar ke kawasan yang bisa dibayar seikhlasnya. Karena ingat, jalan masuknya sangat kecil untuk satu mobil saja. Jika memang berpapasan dengan mobil lain, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan jasa tersebut. Hitung-hitung amal juga bagi warga sekitar kawasan wisata.

dsc_1802

dsc_1840

Tinggalkan Balasan