8 Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo yang Wajib Dibawa Pulang

Tak lengkap rasanya jika saat liburan di suatu kota atau destinasi wisata tertentu tetapi tidak membawa oleh-oleh. Biasanya saya menyempatkan diri untuk mencari pernak-pernik atau souvenir yang bisa dijadikan buah tangan. Souvenir tersebut biasanya juga saya gunakan secara pribadi sebagai pengingat pernah mengunjungi destinasi wisata tersebut.

Begitu juga saat saya di Labuan Bajo. Saya dan Mama menyempatkan diri untuk mencari souvenir yang bisa dibawa pulang ke Surabaya. Dari hasil pencarian tersebut saya menemukan beberapa barang atau kuliner yang bisa dijadikan pilihan cendera mata dari kota Labuan Bajo. Berikut adalah cendera mata beserta tempat di mana membelinya khas kota Labuan Bajo yang bisa dijadikan buah tangan menurut saya pribadi.

1. Ikan Cara dan Ikan Kering dari Tempat Pelelangan Ikan 

Sebagai kota pesisir, Labuan Bajo banyak ditinggali oleh nelayan. Hasil tangkapan para nelayan tersebut kemudian ada yang di jual di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Beragam macam ikan dapat kita temui di sini dan yang paling khas menurut saya adalah ikan cara. Saya sendiri tidak tau apa sebutan ikan cara ini dalam bahasa Indonesia. Namun ikan cara yang di jual di TPI Labuan Bajo kebanyakan diolah dengan dijadikan ikan asin.

Bentuk ikan cara ini kecil dan pipih. Pedagang ada yang menjualnya secara diikat dan ada juga dengan cara ditimbang. Saya pribadi suka makan ikan cara yang digoreng kering dan dicolek dengan sambal terasi. Penyajian tersebut merupakan ciri khas dari orang Labuan Bajo saat menyantap ikan cara ini.

Selain ikan cara, banyak juga olahan ikan kering atau bahkan ikan segar yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh. Berdasarkan penuturan dari Mama, harga ikan yang ditawarkan di TPI ini tergolong murah. Bahkan di sini, Mama juga membeli ikan baracuda segar seberat 3kg untuk dibawa pulang ke Surabaya.

2. Roti Kompiang dari Toko Roti & Kue Theresa

Roti kompiang sendiri memang bukan makanan khas dari Manggarai. Namun roti berbentuk oval ini sendiri seperti sudah menjadi ciri khas tersendiri sebagai buah tangan dari daerah Manggarai. Di Labuan Bajo tempat untuk membeli roti kompiang ini adalah Toko Roti & Kue Theresa. Toko ini terletak di Jalan Pertigaan Pede-Labuan Bajo.

Kompiang sendiri merupakan roti olahan dari tepung terigu dan memiliki tekstur yang cenderung keras. Di bagian atas roti ini diberi taburan wijen yang menambah ciri khas aromanya. Warna cokelat dari roti kompiang diperoleh dari proses pembakaran di atas bara atau di oven.

Saya pribadi lebih suka menikmati roti kompiang yang sudah digoreng terlebih dahulu. Menurut saya tekstur dari roti kompiang yang masih hangat setelah di goreng menjadi lebih renyah. Lebih nikmat lagi apabila roting kompiang tersebut dinikmati dengan secangkir kopi hitam khas dari daerah Manggarai.

3. Kaos Chomabee

Jika mencari oleh-oleh berupa kaos yang khas dengan daerah Manggarai, maka Chomabee lah jawabannya. Chomabee memberikan keunikan yang berbeda dari oleh-oleh sejenis yang ada di Labuan Bajo dengan mengedepankan ciri khas Manggarai dalam kaos-kaos yang diproduksinya.

Ciri khas tersebut ditampilkan di kaos dengan menaruh kata-kata atau kalimat yang berbahasa Manggarai. Kata-kata tersebut bukan sekedar kata-kata biasa. Kata-kata yang ditampilkan lebih berupa kiasan atau peribahasa khas dari tanah Manggarai.

Jika tidak mengerti artinya maka sang pemilik yang juga sebagai penjaga toko, Jovialli Satriano Vallentino akan senantiasa memberi tau artinya kepada para pengunjung tokonya. Harga untuk satu kaos di sini dipatok seharga Rp. 90.000,00. Toko Chomabee ini dapat ditemui di Jalan Pantai Pede-Labuan Bajo.

Selain kaos, Chomabee juga menjual produk-produk lainnya seperti topi, kain songke, dan tas berbentuk tote bag. Menurut saya pribadi kaos dari Chomabee ini lebih menarik dibandingkan dengan kaos-kaos yang berada di tempat oleh-oleh sepanjang Kampung Ujung. Kaos-kaos di sana kebanyakan didominasi dengan tampilan dari komodo atau pulau komodo. Bagi yang bosan dengan oleh-oleh kaos komodo maka Chomabee ini dapat menjadi alternatifnya.

4. Kain Songke

Kain songke merupakan kain tenus khas dari daerah Manggarai. Kain ini biasa dipakai oleh orang Manggarai sebagai pakaian adat. Namun tak jarang juga kain ini juga dipakai sebagai pakaian sehari-hari. Kain songke memiliki berbagai macam motif dan berbagai macam warna.

Sebagai kain yang dibuat secara tradisional kain ini dibanderol dengan harga yang terbilang mahal. Untuk kualitas yang biasa harganya sekitar Rp. 500.000-750.000. Sedangkan untuk yang kualitas tinggi harga yang dibanderol bisa menjadi jutaan rupiah. Hal tersebut dikarenakan dalam proses pembuatannya, kain songke ini juga tetap memperhatikan nilai-nilai adat di dalamnya.

Di Labuan Bajo sendiri sudah banyak toko-toko yang menjual kain songke. Kualitas dan harganya tinggal membandingkan dari satu toko ke toko yang lain. Jika memang tidak ingin repot mencari kain songke, saya rekomendasikan ke Toko Souvenir Exotic Komodo. Di toko ini kain songke yang dijual sangat beragam pilihannya.

5. Kerajinan Mutiara

Bagi kota wisata yang terletak di daerah pesisir, maka mutiara juga wajib disematkan dalam daftar pernak-pernik khas daerah tersebut. Mutiara-mutiara tersebut kemudian diolah menjadi kalung, gelang, ataupun cincin. Harga yang ditawarkan pun tergantung dari kualitas mutiaranya sendiri.

Di Kampung Ujung Labuan Bajo terdapat beberapa toko yang menjual pernak-pernik dari mutiara ini. Di Toko Souvenir Exotic juga menjual pernak-pernik mutiara. Namun harga yang mereka tawarkan bisa terbilang mahal. Jika ingin mendapatkan harga yang miring dengan kualitas yang tidak jauh beda, saya sarankan membelinya di pasar souvenir yang berada di Pulau Komodo. Tentunya jika anda juga menyempatkan waktu untuk datang ke Pualu Komodo.

6. Camilan Rebok

Rebok merupakan salah satu kuliner khas Manggarai yang diperuntukan sebagai camilan. Rebok sendiri berbentuk bubuk yang terbuat dari olahan tepung beras dan kelapa parut. Saya juga kurang paham bagaimana mendeskripsikan rasanya. Namun kurang lebih rasanya seperti kue sagon, meskipun tidak mirip-mirip banget.

Sumber: http://life.108jakarta.com/

Rebok ini sudah enak jika langsung dimakan dalam bentuk bubuk. Atau jika ingin rasa yang sedikit berbeda bisa dinikmati bersama dengan buah alpukat atau roti yang disiram dengan susu kental manis. Di beberapa toko souvenir di Labuan Bajo sudah banyak juga yang menjual rebok ini dalam bentuk kemasan.

7. Kopi Manggarai

Kopi bagi orang Manggarai sudah seperti minuman wajib yang harus ada. Ketika tamu datang berkunjung, tanpa ditanya, mereka pasti akan langsung menyajikan kopi hitam. Kopi yang mereka sajikan biasanya kopi asli yang disangrai sendiri di dapur. Kopi sudah menjadi bagian dari kehidupan orang Manggarai.

Hampir di setiap minimarket atau toko souvenir yang saya kunjungi, sudah banyak yang menjual kopi Manggarai dalam bentuk kemasan. Di bandara pun juga sudah banyak toko-toko yang menjual kopi asli dari Manggarai ini. Kopi-kopi tersebut ada yang berbentuk bubuk atau roasted bean.

Saya sendiri tidak pernah merasakan kopi dalam kemasan tersebut. Namun saya merasakan kopi Manggarai hasil dari kebun keluarga di desa Lasang. Untuk rasanya, kopi Manggarai juga tidak kalah dengan kopi-kopi dari daerah lainnya di Indonesia. Bagi pecinta kopi, maka buah tangan satu ini wajib dimasukan ke dalam daftar oleh-oleh khas dari daerah Manggarai.

8. Toko Souvenir Exotic Komodo

Toko Souvenir Exotic Komodo menjual berbagai macam pernak-pernik dan buah tangan khas dari daerah Flores. Diantaranya seperti gantungan kunci, kaos, kain tenun dari berbagai daerah di Nusa Tenggara, tas, sandal, dan lain sebagainya. Toko Souvenir Exotic Komodo ini memang memberikan konsep bagi pengunjung untuk membeli berbagai macam oleh-oleh khas Labuan Bajo di satu tempat saja.

Untuk harga yang ditawarkan, barang-barang di sini memang sedikit lebih mahal. Hal tersebut karena memang toko souvenir ini desain layaknya minimarket yang khusus menjual buah tangan atau pernak-pernik. Namun tenang saja, ada harga ada kualitas. Harga yang sedikit lebih mahal namun dengan kualitas yang sesuai juga.

Toko Souvenir Exotic Komodo ini memang cocok bagi siapa saja yang tidak ingin ribet mencari oleh-oleh. Letaknyapun sangat strategis, yaitu persis di depan Bandara Komodo Labuan Bajo. Jadi bagi wisatawan yang ingin meninggalkan Labuan, tidak ada salahnya mampir dulu ke Toko Souvenir Exotic Komodo ini.

8 oleh-oleh tersebut merupakan rekomendasi berdasarkan pengalaman saya pribadi. Semoga saja bisa menjadi referensi dalam mencari oleh-oleh ketika berada di Labuan Bajo.

2 tanggapan pada “8 Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo yang Wajib Dibawa Pulang”

  1. Bisa minta tlg notelp toko oleh2 khas lab bajo kah om?saya mau kaos tangan panjang,dll.mksh ya.
    Sy tgu..replynya. ya om

Tinggalkan Balasan